"Silakan saja (razia makanan kadaluwarsa). Kami selalu terbuka kepada petugas. Barang yang kami pilih sudah dicek, tidak ada yang kedaluwarsa. Nggak mungkin kami mengecewakan pembeli. Nanti kami juga yang rugi," kata Dewi, seorang penjual parsel di Stasiun Cikini, Jakarta Pusat, Senin (22/8/2011).
Pendapat serupa juga dinyatakan penjual parsel Lebaran, Abduh. Dia memastikan barang-barang dagangannya untuk parsel sudah dicek di tingkat grosir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Abduh juga tidak mempersoalkan razia makanan kadaluwarsa. "Pada prinsipnya silakan. Semua juga untuk kebaikan konsumen," ujar Abduh.
Kawasan Stasiun Cikini sudah lama menjadi pusat parsel. Setiap hari raya atau hari nasional, pedagang parsel Cikini mendapat penjualan meningkat. Beberapa di antara pembeli memborong paket parsel maupun keranjangnya dalam jumlah besar untuk dijual kembali.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jakarta, Reynalda Madjid, sebelumnya mengatakan akan merazia pedagang parsel Lebaran.
Alasannya untuk melindungi konsumen dari makanan kedaluarsa yang kerap ditemui di paket parsel.
(Ari/aan)











































