Balas Surat Nazaruddin, SBY Dinilai Jatuhkan Martabatnya

Balas Surat Nazaruddin, SBY Dinilai Jatuhkan Martabatnya

- detikNews
Senin, 22 Agu 2011 11:27 WIB
Balas Surat Nazaruddin, SBY Dinilai Jatuhkan Martabatnya
Jakarta - Tindakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang membalas surat M Nazaruddin dinilai justru menjatuhkan martabatnya sendiri. SBY seharusnya tidak membalas surat Nazaruddin yang sifatnya personal itu.

"Kalau benar kapasitas SBY sebagai pemimpin Demokrat sifatnya personal. Kalau membalas sebagai presiden sudah menjatuhkan martabatnya," kata pengamat politik dari Reform Institute Yudi Latif di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/8/2011).

Menurut Yudi, Presiden tidak sepantasnya membalas surat perihal kasus yang sedang diproses hukum. "Itu kalau benar sifat suratnya penjagalan hukum," cetus penulis buku 'Negara Paripurna' ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yudi menilai, surat Nazaruddin sebelumnya kepada Presiden SBY adalah untuk menunjukkan kalau tersangka kasus korupsi itu dekat dengan orang nomor satu di negeri ini. Surat Nazarudin, kata Yudi, juga bisa dibaca, "Tolonglah selamatkan istri saya dan saya akan menyelamatkan SBY juga."

"Kalau dia (SBY) nggak ada ketakutan, dia membiarkan itu seperti angin lalu," kata pria berkaca mata itu.

Lebih jauh Yudi menilai sesat respon surat SBY yang menggunakan kop kepresidenan.

"Respon presiden sesat dia menggunakan status kepresidenan dan kopnya. Ini menjatuhkan kenegaraan. Mestinya preseden cukup arif, hal-hal seperti itu tidak berbalas pantun dan dirilis publik," ujarnya.

(lrn/irw)


Berita Terkait