Balasan Surat kepada Nazaruddin Agar SBY & PD Tak Diolok-olok Terus

Balasan Surat kepada Nazaruddin Agar SBY & PD Tak Diolok-olok Terus

- detikNews
Senin, 22 Agu 2011 10:35 WIB
Balasan Surat kepada Nazaruddin Agar SBY & PD Tak Diolok-olok Terus
Jakarta - Anggota Dewan Pembina PD Ahamad Mubarok menduga surat M Nazaruddin kepada Presiden SBY ditulis oleh orang lain. SBY pun hanya menjawab surat tersebut secara normatif, agar tidak terus diolok-olok oleh penulis surat tersebut.

"Itu bukan Nazaruddin yang nulis. Itu yang membuat pengacaranya atau anggota DPR dari Banggar atau dari keluarganya. Dari segi politik itu bodoh, dari segi hukum juga bodoh. Tidak mungkin hukum di deal," kata Mubarok,

Hal ini disampaikan Mubarok kepada detikcom, Senin (22/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan tak ada niat politis dalam surat balasan SBY terhadap Nazaruddin. Surat balasan Presiden SBY dikirim agar tidak terus diolok-olok oleh Nazaruddn dan rekan-rekannya.

"Surat itu kan olok-olok kepada Presiden SBY dan bahkan kepada PD. Karena olok-olok maka segera dijawab normatif, tidak ada yang baru, supaya jangan diolok-olok terus," ujar Mubarok.

Mubarok menuturkan sejak awal Presiden SBY memang sudah mendorong pengusutan kasus suap Kemenpora yang melibatkan Nazaruddin hingga tuntas. Maka dari itu ia menilai tidak ada yang baru dalam surat balasan Presiden SBY kepada Nazaruddin.

"Presiden dan PD justru berkepentingan terbuka. Yang takut itu yang belum disebut namanya, kalau yang sudah disebut ya tidak takut, silahkan dibuktikan," tandasnya.

Minggu (21/8/2011) kemarin, Presiden resmi mengirimkan surat balasan kepada Nazaruddin. Surat itu dikirimkan oleh

seorang kurir langsung ke Rutan Mako Brimob, tempat Nazaruddin ditahan.

Dalam surat tersebut Presiden kembali menegaskan tidak akan mencampuri kasus ini. Terkait anak dan istri Nazaruddin, menurut SBY, adalah sudah menjadi tanggung jawab aparatur negara untuk menjamin ketenangan, kenyamanan dan keamanan seluruh warga negara. SBY juga mempersilakan Nazaruddin mengungkap segala hal yang diketahuinya di depan KPK.


(van/ndr)


Berita Terkait