"Bisa 3-4 hari sebelum ditemukan," ujar Kapolsek Cisauk AKP Kemijo saat dihubungi detikcom, Minggu (21/8/2011).
Kemijo mengataan belum bisa melihat apakah ada bekas luka penganiayaan atau bekas luka benda tumpul di mayat wanita tersebut. Karena saat ditemukan, kondisi mayat sudah tidak bisa dikenali lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mayat wanita ini ditemukan dengan pakaian utuh yakni baju warna putih dengan rok berwarna hitam. Tidak ada tas maupun identitas yang ada di tubuh korban.
"Kita tidak temukan identitasnya. Hanya pakaiannya utuh mirip yang diinformasikan yang hilang itu," jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang gadis bernama Livia yang merupakan mahasiswi Bina Nusantara (Binus) hilang sejak 16 Agustus lalu. Dari CCTV kosnya di daerah Rawasari, Jakarta Barat, Livia terlihat pergi mengenakan seragam kampus dan membawa buku.
Sejak itu, Livia tidak terlihat pulang ke kosnya. Namun Livia sempat menghubungi ibunya sekitar pukul 15.00 WIB untuk memberitahu kelulusannya. Ibunya sempat mengatakan akan menjemput pada 17 Agustus.
Namun pada 17 Agustus, saat Yusni menjemput, Livia tidak ada di kosnya. Dengan kunci cadangan, Yusni masuk ke kamar kos Livia namun tidak menemukan hal yang mencurigakan.
Baju-baju Livia masih tertata rapi di lemari. Teman-teman dekat Livia juga sudah dikontak namun tidak ada satu pun yang mengaku mengetahui keberadaan Livia.
(gus/ken)











































