"Pengamanan untuk Operasi Ketupat ini, Polda Metro Jaya melibatkan personel yang maksimal dalam artian 2/3 kekuatan atau sekitar 18.444 personel dilibatkan dalam pengamanan," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar, Senin (22/8/2011).
Baharudin mengatakan, Operasi Ketupat merupakan operasi kemanusiaan. "Artinya operasi di mana masyarakat membutuhkan kehadiran petugas di lapangan dalam menjelang lebaran ini," kata Baharudin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dari Polres Depol sebanyak 1.071 personel, Polres Bekasi Kota sebanyak 1.069 dan Polres Bekasi Kabupaten sebanyak 1.040 personel. Polres Pelabuhan Tanjung Priok mengerahkan 329 personel dan Polres Bandara Soekarno-Hatta menurunkan 264 personel.
"Back up dari Mabes Polri sesuai kebutuhan," katanya.
Adapaun, unsur pelaksana yang dilibatkan terdiri dari sejumlah satuag tugas seperti Satuan Intel, Samapta, Satuan Brimob, Satuan Lalu Lintas dan Satuan Reserse. Selain itu, kendaraan taktis seperti mobil patroli, barracuda disiagakan dalam mengamankan pelaksanaan Idul Fitri 2011.
Selain kepolisian, unsur TNI dan elemen lain juga turut dilibatkan dalam pengamanan Operasi Ketupat ini. Dari unsur TNI disiagakan 2 SSK atau sekitar 200 personel, Satpol PP dilibatkan sebanyak 1.500 personel dan Dinas Perhubungan disiagakan 200 personel. Selain itu, 850 petugas pemadam kebakaran disiagakan berikut petugas dari Dinas Kesehatan sebanyak 30 personel dan pramuka 100 personel.
"Elemen-elemen ini selalu siap on call di kesatuannya masing-masing untuk sewaktu-waktu dilibatkan dalam kegiatan pengamanan," katanya.
(mei/gah)











































