Dana Bantuan Masjid dari Pemprov Riau Disunat, Warga Pasrah

Dana Bantuan Masjid dari Pemprov Riau Disunat, Warga Pasrah

- detikNews
Minggu, 21 Agu 2011 21:14 WIB
Pekanbaru - Pemprov Riau memberikan dana bantuan masjid untuk masyarakat. Namun sayang, dana bantuan tidak bisa diterima utuh masyarakat karena terpaksa disunat dengan alasan administratif. Warga penerima bantuan tak bisa berbuat apa-apa.

Inilah sepenggal cerita soal dana bantuan masjid dari Pemprov Riau. Adalah masjid Al Jihad, di Kelurahan Sidomulyo Barat, Kecamatan Tampan, Pekanbaru yang menerima bantuan.

Boim, pengurus masjid kepada detikcom, Minggu (21/8/2011) bercerita baru saja menerima dana bantuan masjid dari Pemprov Riau. Pihak pengurus masjid setempat, memang mengajukan dana bantuan untuk perbaikan masjid yang membutuhkan perbaikan di sana sini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengurus telah melayangkan surat bantuan ke Pemprov Riau dan setelah dua bulan menunggu, dana bantuan itu pun cair. Menurut Boim, pihaknya diberitahukan untuk segera mengambil dana bantuan tersebut. Bergegaslah pengurus masjid mengambil dana tersebut.

Sesampainya di Kantor Gubernur Riau, pihak pengurus masjid diberitahukan dari staf bagian keuangan dana bantuan masjid dicairkan sebanyak Rp 7,5 juta. Namun saat uang itu akan terima, pihak bagian keuangan menyebutkan ada potongan biaya administrasi. Walhasil, mereka hanya membawa pulang dana bantuan sebesar Rp 5 juta.

"Kata staf di kantor gubernur itu, ada dana potongan sebagai biaya administrasi. Dan masjid kami dipotong sebanyak Rp 2,5 juta," kata Boim.

Pihak pengurus masjid tidak kuasa untuk menolak pemotongan dana tersebut. Sehingga pihak pengurus masjid menandatangani dana bantuan itu sebesar Rp 7,5 juta.

"Yang kita tanda tangani dananya tidak sama dengan yang kita terima. Katanya pemotongan itu sebagai dana administrasi. Ya akhirnya kita terima saja, kalau memang itu aturannya," kata Boim.

(cha/fay)


Berita Terkait