Ketua DPD Minta Momen Ramadan untuk Introspeksi dan Stop Saling Hujat

Ketua DPD Minta Momen Ramadan untuk Introspeksi dan Stop Saling Hujat

- detikNews
Minggu, 21 Agu 2011 20:22 WIB
Jakarta - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman meminta para pemimpin bangsa untuk saling introspeksi dan menghentikan pernyataan yang saling menghujat. Selain itu, ia juga meminta masyarakat tidak terlampau pesimistis menghadapi berbagai isu. Sebab, kata Irman, pesimisme dan menghujat merupakan sifat setan.

Pernyataan tersebut Irman nyatakan disela-sela buka bersama Ramadan dengan sejumlah tokoh dan intelektual di kediamannya di Jalan Denpasar Raya, Jakarta Selatan, Minggu (21/8/2011). Hadir dalam agenda tahunan tersebut seperti akademisi Sadli Isra dan politisi Partai Gerindra Fadli Zon.

"Momen Ramadan waktu bagi kita merefleksikan diri bersama. Kita jangan saling menunjuk orang lain, tetapi kita tunjuk diri kita. Kita tidak boleh menghujat, itu bukan sifat Islam. Tapi kita boleh mengoreksi, mengingatkan itu penting. Pesimisme, menghujat itu sifat setan," kata Irman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seperti diceritakan Pak Quraish Shihab, puasa kita di luar negeri ini berprestasi. Tetapi kalau masuk di Indonesia lagi kecut lagi, seperti tidak ada lagi keberhasilan. Kalau ada yang sampai menyebut kita gagal, itu berlebihan. Itu provokatif," lanjut Irman.

"Kita seperti ganti kulit. Dimana lagi ada negara seterbuka ini? Segala kasus, isu bisa dibuka sedemikian transparan. Cuma semua butuh waktu, proses (untuk menyelesaikan)," imbuhnya.

"Tidak ada lembaga tunggal yang mampu menyelesaikan. Ya presidennya, ya DPR-nya, ya bupatinya. Jangan segala masalah ditimpakan ke presiden. Mungkin ada masalah di bupatinya, DPR-nya," imbuh putra Minang ini.

(Ari/anw)


Berita Terkait