โKenapa sampai di sini dia (Nazaruddin) berubah begitu. Mestinya dia konsisten dengan apa yang disampaikan. Kalau memang punya data, sampaikan saja ke KPK. Kalau dia membuka semua, malah semakin bagus untuk pengungkapan kasus,โ kata Wakil Ketua KPK, M Jasin, di Jakarta, Minggu (21/8/2011).
Jasin berjanji akan memproses siapapun yang terlibat dan ikut menerima aliran uang dari Nazaruddin berdasarkan bukti-bukti yang ada. Walaupun tersangka kasus suap pembangunan Wisma Atlet Palembang itu bersikukuh bungkam, KPK tidak khawatir. Menurut Jasin, pihaknya masih memiliki banyak cara untuk mengungkap kasus yang menimpa anggota Komisi VII DPR itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai menjalani pemeriksaan, pada Kamis lalu, Nazar secara mengejutkan mengaku tidak akan bicara lagi mengenai kasus yang menjeratnya karena lupa semuanya. Padahal sebelumnya, dia begitu aktif menuding sejumlah pihak sebagai otak kasus suap wisma atlet.
"Saya nggak akan ngomong apa-apa, saya lupa semuanya," ujarnya setelah diperiksa sekitar 2 jam di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (18/8) lalu.
"Saya tidak tahu apa-apa," lanjutnya lagi.
Sebelumnya Nazaruddin meminta kepada Presiden SBY supaya tidak mengganggu anak dan istrinya. Padahal istri Nazaruddin, Neneng Triwahyuni saat ini juga berstatus tersangka dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan PLTS Kemenakertrans.
"Saya minta Pak SBY, jangan ganggu anak istri saya," mohonnya
(fjr/gun)











































