"Untuk daerah Sumbar, pemerintah sudah melakukan langkah-langkah salah satunya pemindahan ibu kota, dan sekarang masih menggagas untuk membangun taman-taman yang tinggi untuk minimalisir korban bencana tsunami," ujar Andi.
Hal itu dikatakan Andi, yang juga Tim Katastropik Purba itu, usai diskusi 'Nusantara, sebuah catatan yang terpenggal' di Museum Bank Mandiri, Jakarta, Sabtu (19/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sudah himbau kepada warga untuk membangun rumah yang benar, yang tahan goncangan gempa. Dan saya harap masyarakat sadar akan pentingnya hal tersebut," ungkapnya.
Andi pun menambahkan, pemerintah sudah membangun alat pemantau pergeseran lempeng di 30 titik. Alat tersebut dipasang di seputaran Sumatera dan Selat Sunda.
"Dan itu salah satu pemasangan alat pemantau yang terbaik yang pernah ada di dunia," imbuhnya.
(irw/irw)











































