Gubernur Riau, Rusli Zainal mengungkapkan hal itu dalam perbincangan dengan detikcom, Sabtu (20/8/2011). Pemprov Riau telah berkoordinasi dengan pihak Polda Riau untuk melakukan pengamanan bersama di jalur mudik.
Pengamanan yang dilakukan adalah menempatkan alat berat di sejumlah titik jalan nasional yang rusak berat. Salah satu titik yang perlu diwaspadai pemudik adalah, di Jalan Lintas Timur (Jalintim) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sampai keperbatasan Provinsi Jambi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu kondisi jalan yang rusak lainnya di Jalintim Pekanbaru menghubungkan ke Dumai dan Sumatera Utara. Di lokasi ini juga akan ditempatkan alat berat.
"Tim kita di lokasi akan stanbay 1x24 jam. Mereka bertugas untuk memberikan pertolongan bila kendaraan pemudik mengalami masalah di jalan rusak tersebut," kata Rusli.
Selain itu, pihak Pemprov Riau juga menempatkan alat berat lainnya di jalur Pekanbaru lintas Kabupaten Kampar menuju Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar). Menuju ke provinsi Ranah Minang itu, tepatnya di Kecamatan XIII Koto Kampar kondisi jalan nasional rawan longsor.
Jalan nasional yang merupakan jalur terpadat menghubungkan Riau-Sumbar lintas Barat ini, juga merupakan daerah rawan kecelakaaan. Ini sehubungan jalan lintas berada dipinggir sungai Kampar.
"Di lokasi itu sangat rawan sekali apa lagi ketika turun hujan. Badan jalan bisa longsor ke sungai, atau tebing bisa longsor menutupi badan jalan. Kita juga menempatkan alat berat di lokasi tersebut," kata Rusli.
(cha/lh)










































