"Diamnya Nazaruddin itu menyandera kita. Orang bilang Demokrat terkait mafia anggaran, ada yang keciptran dengan adanya Nazaruddin, siapa yang kena dan terlibat, kita bisa bersihkan nama kita di masyarakat sekarang. Walaupun ada kader kita yang terbukti itu kita proses," Ketua Departemen Keuangan DPP Partai Demokrat Ikhsan Modjo usai acara diskusi Trijaya FM soal RAPBN 2012 di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (20/8/2011).
Ikhsan menyayangkan tudingan bertubi-tubi datang dari kalangan elite soal keterkaitan Demokrat dengan Nazaruddin. Sangat tidak adil jika kesalahan satu oknum seperti Nazaruddin kemudian dibebankan pada partai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Ikhsan, aksi bungkam Nazaruddin merupakan akrobat politik yang dibuat sendiri oleh mantan Bendahara Umum PD ini. Nazaruddin dikenal sebagai polikus yang cerdik memainkan perasaan.
"Si Nazaruddin ini orang cerdas dia bisa memainkan diri sendiri. Jangan-jangan dia dalangnya. Dia orang cerdas orang pintar. Itu strategi politiknya dia kenapa dia diam," tandas pengamat ekonomi INDEF ini.
(ape/ndr)











































