Tiket KA Eksekutif Ekstra Lebaran Habis

Tiket KA Eksekutif Ekstra Lebaran Habis

- detikNews
Sabtu, 20 Agu 2011 11:42 WIB
Tiket KA Eksekutif Ekstra Lebaran Habis
Yogyakarta - Seluruh tiket Kereta Api (KA) Eksekutif Ekstra Lebaran tujuan Jakarta untuk arus balik sudah habis terjual. Tiket arus balik yang habis dibeli calon penumpang untuk H+3 hingga H+5 atau tanggal 3 hingga 5 September 2011.

Tiket KA Eksekutif Ekstra Lebaran tujuan Jakarta untuk tanggal 3 dan 5 September sudah habis sejak tanggal 19 Agustus kemarin," kata Humas PT KA Daop VI Yogyakarta, Eko Budiyanto, di kantornya, Jl Lempuyangan, Yogyakarta, Sabtu (20/8/2011).

Menurutnya sejak dibuka loket pemesan untuk KA Ekstra lebaran dengan kapasitas 400 tempat duduk, langsung habis dibeli oleh calon penumpang. Sedangkan tiket KA Ekstra Lebaran yang masih tersedia dan dijual adalah untuk tujuan Jakarta tanggal 6-11 September. Harga tiket tersebut Rp 580 ribu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tiket KA lainnya yang reguler juga sudah habis sejak awal puasa. Kalaupun masih tersedia, itu dari tiket pembatalan yang dikembalikan calon penumpang." katanya.

Untuk pemesanan tiket ekonomi lebaran lanjut Eko, sudah dibuka sejak 17 Agustus 2011. Tiket ekonomi yang dijual di Stasiun Lempuyangan adalah KA Progo dan Bengawan tujuan Jakarta dan KA Sri Tanjung tujuan Jawa Timur.

"Proses pemesanan sama seperti tiket bisnis maupun eksekutif. Yang berbeda hanya tempatnya saja. Untuk bisnis dan eksekutif di Stasiun Tugu. Untuk kelas ekonomi kita layani di Stasiun Lempuyangan," katanya.

Eko mengatakan tiket kelas ekonomi tidak mengalami kenaikan Rp35 ribu untuk tujuan Jakarta dan Rp 37 ribu untuk keberangkatan dari Solo. KA ekonomi yang tersedia untuk mengangkut pemudik lebaran dengan kapasitas 150, 120 dan 70 tempat duduk.

"PT KA juga menyediakan KA ekonomi tambahan yakni Bengawan Lebaran dan Bengawan Asih yang rencananya mulai siap beroperasi pada tanggal 25 Agustus mendatang," katanya.

Dia menambahkan sampai saat ini PT KAI Daop VI bersama aparat kepolisian bekerjasama meningkatkan pengawasan dan pengaman baik di stasiun maupun sepanjang lintasan rel yang dilalui KA. Pengawasan di stasiun untuk meminimalkan terjadinya kerawanan pencopetan, pembiusan dan aksi kejahatan lainnya. Sedangkan pengamanan di rel-rel untuk menghindari terjadinya pencurian baut-baut rel kereta.

"Dari pemeriksaan kemarin, kondisi rek sudah tidak ada masalah dan kami terus melakukan pemeriksaan setiap hari oleh petugas pengawas rel yang siap bertugas 24 jam penuh," pungkas Eko.


(bgs/lh)


Berita Terkait