Peresmian dilakukan Gubernur Jateng Bibit Waluyo di Gerbang Tol Banyumanik, Semarang, Sabtu (20/8/2011). Pucuk pimpinan pemerintahan di Jateng ini didampingi muspida dan Walikota Semarang Soemarmo HS.
"Diharapkan, pembukaan jalan ini bisa mengurai kepadatan arus di jalan Perintis Kemerdekaan," kata Bibit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bibit mengimbau pengguna jalan tertib, karena akses keluar tol di Kabupaten Ungaran, sempit. Sehingga jalan tol benar-benar bisa menjadi alternatif. "Saya berharap berharap jajaran kepolisian dapat membantu untuk kelancaran arus lalu lintasnya," katanya.
Untuk sementara, pengguna tidak dipungut biaya saat melintasi tol. Hal itu berlaku sejak jalan dioperasikan hingga H+10 Lebaran. Setelah itu, pengguna diperkirakan ditarik Rp 5 ribu di pintu tol Banyumanik, Semarang.
Jalan tol Semarang-Ungaran merupakan bagian dari proyek tol Semarang-Solo sepanjang kurang lebih 76 Km. Pembangunan dan pengoperasiannya sempat 'terlunta-lunta' dengan beragam alasan.
Ditargetkan selesai sebelum Lebaran 2010 (September), tapi nyatanya tertunda. Diundur Desember 2010, tertunda lagi. Lalu targetnya jadi Februari 2011, akhirnya baru terealisasi Agustus ini.
(try/lh)











































