MUI Minta Pengurus Masjid Tak Tunda Salat Jumat karena Pejabat

MUI Minta Pengurus Masjid Tak Tunda Salat Jumat karena Pejabat

Indra Subagja - detikNews
Sabtu, 20 Agu 2011 10:37 WIB
MUI Minta Pengurus Masjid Tak Tunda Salat Jumat karena Pejabat
Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta agar pengurus masjid tidak menunda salat Jumat karena menunggu pejabat atau siapapun. Imbauan disampaikan menyusul hebohnya penundaan salat Jumat di Masjid Agung Kota Malang, Jawa Timur karena menunggu Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie.

"Salat Jumat itu waktunya sempit, jadi jangan ditunda-tunda. Pengurus masjid kalau sudah waktu salat ya salat saja," kata Ketua MUI Ma'ruf Amin saat dihubungi detikcom, Sabtu (20/8/2011).

Ma'ruf menjelaskan, selain salat Jumat, salat Magrib pun demikian. Sebaiknya salat dengan waktu yang sempit ini dilaksanakan tepat waktu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Siapapun pejabat yang ditunggu tidak boleh ditunda," terang Ma'ruf.

Wasekjen Partai Golkar Lalu Mara saat diminta tanggapan menegaskan, penundaan salat bukan atas permintaan Ical. Malah panitia sudah diminta menggelar salat saja, karena Ical mengalami keterlambatan jadwal pesawat.

"Kita sudah kasih tahu pengurus masjid untuk tidak menunggu dan meminta agar salat jalan saja," tegas Lalu yang juga orang dekat Ical ini saat dihubungi detikcom.

Insiden penundaan salat Jumat ini terjadi pada kemarin di Masjid Agung Kota Malang. Ketua Takmir masjid Kamilun Muhtadin menyebut kalau penundaan karena menunggu Aburizal Bakrie. Namun setelah 20 menit ditunggu tak kunjung datang, salat dilakukan tanpa kehadiran Ical.

Setelah salat Jumat selesai Ical akhirnya datang. Ical secara terbuka menyampaikan permohonan maafnya. "Maaf tadi pesawat datang terlambat," ujar Ical. Dalam kesempatan itu, Ical juga mengungkapkan, kedatangannya ke Kota Malang untuk bersilaturahmi, memanfaatkan momentum bulan puasa untuk saling mengasihi dan memaafkan.

Sebelum meninggalkan masjid jami, Ical sempat memberikan sumbangan untuk keberlanjutan pembangunan masjid bersejarah itu sebesar Rp 10 juta. Salat jumat yang digelar di Masjid Jami Kota Malang seperti biasa diikuti oleh ribuan jamaah yang berjubel hingga areal luar masjid.

(ndr/ang)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads