ICW melihat ada indikasi apabila nantinya DPR akan memilih calon pimpinan KPK yang bisa diajak bernegosiasi. Apalagi DPR telah menegaskan akan menggunakan pertimbangan politik dalam memilih pimpinan KPK.
"Saya melihat ada indikasi DPR akan memilih orang-orang yang aman. Visi parpol jika ingin pemberantasan korupsi ya pasti memilih orang yang kuat tapi jika visinya melindungi kader bermasalah ya pasti memilih calon yang lemah," keluh anggota badan pekerja ICW, Emerson Yuntho ketika dihubungi detikcom Sabtu (20/8/2011).
Emerson juga menambahkan pernyataan yang menyatakan pimpinan KPK harus sesuai dengan kepentingan parpol merupakan bentuk dari arogansi DPR. Selain itu, kepentingan fraksi-fraksi yang berada di DPR yang ingin mengendalikan KPK juga terkait dengan pemilu 2014.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(van/van)











































