KPK Diminta Tak Terpancing Permainan Politikus yang Bekingi Nazaruddin

KPK Diminta Tak Terpancing Permainan Politikus yang Bekingi Nazaruddin

- detikNews
Sabtu, 20 Agu 2011 09:29 WIB
KPK Diminta Tak Terpancing Permainan Politikus yang Bekingi Nazaruddin
Jakarta - Tersangka Kasus Wisma Atlet M Nazaruddin kembali bermanuver dengan aksi tutup mulut dan berkirim surat ke Presiden SBY. Partai Demokrat meminta KPK tak terpengaruh dengan upaya drama lakon baru yang diaktori Nazaruddin.

"Aksi bungkam dan melakukan dramatisasi diri dan menyeret Pak SBY untuk tidak menyentuh istri dan anaknya merupakan judul baru dari drama kebohongannya untuk mencari simpati publik," kata Ketua DPP Partai Demokrat Gede Pasek Suardika kepada detikcom, Sabtu (20/8/2011).

Pasek Suardika mengatakan menyeret nama SBY hanyalah trik agar simpati kepadanya makin membesar. Gaya Nazaruddin bisa berbeda tetapi intinya adalah sama yaitu ingin memposisikan dirinya sebagai korban, pahlawan dan sejenisnya padahal ia sejatinya tersangka utama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau memang dia bilang dirinya saja dihukum lalu istri dan anaknya jangan karena dia tahu dirinya tidak bisa mengelak lagi dari hukuman yang mengancam," kata Pasek Suardika.

Nazaruddin sebagai orang yang pernah menjadi anggota Komisi III Bidang Hukum sangat tahu bahwa seseorang dipidana bukan atas permintaan tapi atas perbuatan yang dilakukan.

"Untuk itu KPK fokus saja ke penegakan hukum yang obyektif, jujur dan profesional. Jangan terpancing permainan politisi yang ingin memback-up Nazaruddin maupun manuver penasihat hukumnya," tegas Pasek Suardika yang anggota Komisi II DPR tersebut.

Pasek juga kembali mengungkapkan keyakinannya bahwa kebenaran pasti akan menang dan fitnah akan kalah. "Sekarang kan aneh, kita di Demokrat ingin kasusnya terungkap malah politisi lain ramai-ramai pasang badan untuk Nazaruddin. Masyarakat akan tahu siapa yang bermain di sini," kata Pasek Suardika.

(gds/ndr)


Berita Terkait