"Jurus lupa Nazar itu jurus klasik yang harusnya tak perlu membuat kita terkejut. Itu lagu lana yang ditampilkannya setelah ia bernyanyi kesana-sini," tutur Lukman.
Hal ini disampaikan Lukman menanggapi sikap Nazaruddin yang kini ingin terlihat melindungi PD. Hal ini disampaikan Lukman kepada detikcom, Sabtu (20/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Disinilah tantangan bagi KPK khususnya penyidik untuk lebih fokus melakukan pembuktian berdasar alat bukti, tidak hanya mengandalkan kesaksian Nazar belaka," imbaunya.
Kini penuntasan kasus Nazaruddin ada di tangan KPK. Tentu kredibilitas dalam memberantas kasus korupsi kembali dipertaruhkan.
"Kepiawaian dan profesionalisme penyidik KPK diuji dengan aksi bungkam Nazar," tandasnya.
(van/gah)










































