Tidak hanya menolak permintaan FPI, polisi bahkan menangkap seorang anggota FPI bernama Rizwan. Pemuda itu dicokok saat tengah berkumpul bersama rekan-rekannya, yang sedang menggelar mimbar bebas di depan Mapolrestabes Makassar.
Menurut sumber di kepolisian Rizwan ditangkap atas kasus perusakan di Warung Coto Pettarani, senin (8/8/2011). Rizwan digelandang masuk ke Mapolrestabes bersamaan ketika perwakilan FPI diterima oleh Kapolrestabes Makassar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tidak takut ditangkap, tapi kami juga mau keadilan, provokator dari bentrokan kemarin itu juga harus ditangkap, polisi harus segera menangkapnya sebelum kader-kader FPI yang turun menangkapnya," pungkas Muhsin.
Sementara menurut Kapolrestabes Makassar, Kombes Erwin Triyanto, yang menemui perwakilan massa FPI, berjanji akan segera menangkap pihak yang disangkakan sebagai provokator dalam penyerangan sekretariat Ahmadiyah Makassar.
Mengetahui satu lagi kadernya ditangkap, Habib Muhsin memilih bersikap tenang sambil melakukan koordinasi dengan para anggotanya di markasnya, di jalan Sungai Limboto, Makassar.
(mna/mad)











































