Jika Rasional, DPR Pasti Ikuti Ranking Pansel KPK

Jika Rasional, DPR Pasti Ikuti Ranking Pansel KPK

- detikNews
Jumat, 19 Agu 2011 15:26 WIB
Jika Rasional, DPR Pasti Ikuti Ranking Pansel KPK
Jakarta - Panitia Seleksi KPK sudah menentukan delapan nama yang lolos untuk seleksi fit and proper test di DPR berikut empat nama dengan rangking tertinggi. Jika DPR berpikir rasional, maka pilihan mereka pasti tak jauh dari yang dianjurkan oleh KPK.

"Kalau memang DPR nya pilihannya rasional, ya tidak akan meleset jauhlah. Berdasarkan kompetensi dan integritas, tentu akan sepakat dengan pansel," tutur Koordinator ICW Danang Widyoko, di kantor KPK, Jumat (19/8/2011).

Menurut Danang, langkah Pansel dengan mencantumkan empat peringkat teratas dari delapan nama, bertujuan untuk membedakan kandidat yang memiliki nilai lebih dengan yang tidak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Semua itu keputusan DPR. Tapi saya kira mengapa pansel memberikan ranking 4 yang teratas. Artinya, pansel melihat dari 8 itu ada 4 yang posisinya diatas. Jadi itu pertimbangan pansel," terang Danang.

"Dan seringkali kepentingannya mengamankan kepentingan mereka yang seringkali bisa berubah ubah. Dan mungkin tidak bisa kita tebak parameternya apa yang tidak dijelaskan teman-teman DPR. Ukurannya kan seperti itu. Apalagi suasana di DPR suasana tidak suka dengan KPK," tukasnya lagi.

Dalam laporan yang disampaikan pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Kamis (18/8/2011) kemarin, Ketua Pansel KPK Patrialis Akbar menyampaikan 8 nama calon yang dinilai layak masuk ke DPR. Ada empat nama yang masuk dalam jajaran peringkat terbaik yakni:

1. Bambang Widjojanto
2. Yunus Husein
3. Abdullah Hehamahua
4. Handoyo Sudrajat

(fjr/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads