Massa FPI awalnya berkumpul di Masjid Raya Makassar lalu berkonvoi menuju kantor Gubernur Sulsel. Kedatangan massa FPI langsung dihadang oleh puluhan petugas kepolisian dan Satpol PP di depan gerbang kantor Gubernur.
Korlap aksi FPI Makassar, Agus Salim yang berorasi, meminta ketegasan Gubernur Sulsel untuk segera membekukan organisasi JAI di Makassar. Ia menyebutkan peristiwa penyerangan sekretariat Ahmadiyah oleh FPI, pada minggu dini hari lalu (14/8/2011), tidak akan terjadi bilamana gubernur tegas menghentikan aktivitas organisasi Ahmadiyah di Makassar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu pimpinan FPI Sulsel, Habib Muhsin menyebutkan peristiwa penyerangan akan terus berlangsung sebelum Ahmadiyah dibubarkan di Sulsel. "Kami tidak takut ditangkap, polisi harusnya menangkap anggota Ahmadiyah yang telah memprovokasi kami," pungkas Muhsin.
Massa FPI yang tidak diterima oleh pihak gubernur akhirnya menghentikan aksinya dan akan melanjutkan aksinya di Mapolrestabes Makassar, untuk menuntut pembebasan Panglima FPI Sulsel, Abdurrahman yang ditangkap aparat usai penyerangan sekretariat Ahmadiyah minggu lalu.
(mna/mad)











































