Insiden Demo 17 Agustus Versi Mahasiswa UI

Insiden Demo 17 Agustus Versi Mahasiswa UI

- detikNews
Jumat, 19 Agu 2011 11:16 WIB
Jakarta - Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan Universitas Indonesia (UI) membantah demonstrasi pada Rabu 17 Agustus lalu yang berbuntut bentrok dengan satpam, dilakukan saat upacara, sebagaimana yang diungkapkan polisi. Demo itu dilakukan usai upacara. Gerakan Mahasiswa menyayangkan arogansi Rektorat yang menghadapi demo mahasiswa.

"Yang sebenarnya terjadi, aksi tersebut dilakukan setelah upacara selesai, sehingga sudah pasti dilakukan setelah pukul 08.00 WIB," ujar Ketua Presidium Paguyuban Pekerja BHMN UI Dr Andri G Wibisana dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (19/8/2011). Aksi tersebut menuntut transparansi anggaran dan evaluasi sistem BOP Berkeadilan. Beberapa mahasiswa terluka dalam peristiwa tersebut.

Paguyuban juga membantah pernyataan Rektorat UI bahwa aksi yang berbentuk teatrikal itu dilakukan di Rotunda. Andri menyebutkan aksi tersebut tidak pernah mencapai Rotunda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Karena sudah dipukul ketika para peserta aksi masih berkumpul di halte PNJ yang jauh dari Rotunda. Mahasiswa juga sudah memberikan pemberitahuan sehari sebelum aksi digelar. Di samping itu, mahasiswa terluka bukan karena atribut yang dibawanya, tetapi karena memang ada pengeroyokan oleh petugas keamanan," jelas Andri.

Karena itu Andri menyayangkan sikap Rektorat UI yang arogan menghadapi aksi demontrasi yang mengekspresikan pendapat mahasiswa. Paguyuban juga mengutuk keras cara-cara yang ditempuh Rektorat UI yang dinilai antidemokrasi.

"Mengutuk keras tindakan pemukulan dan tindakan kasar lainnya terhadap para peserta aksi Gerakan Mahasiswa Peduli Pendidikan UI. Menuntut agar pimpinan UI menghentikan penggunaan cara-cara yang antidemokrasi di dalam menyelesaikan perbedaan pendapat yang terjadi di UI," tegas Andri.

(nwk/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads