"Harapannya yang terpilih itu harus jujur dan berani. Karena masih banyak kasus-kasus yang lebih besar dari kasus yang sekarang ditangani. Misalnya kasus Century," ujar pria yang akrab disapa Ical itu usai acara re-launching bukunya yang berjudul 'Merebut Hati Rakyat' di rumah Perdikan, Jl Antasari No 36 Jakarta Selatan, Kamis (18/8/2011).
Ical berharap, pimpinan KPK nantinya bisa melaksanakan rekomendasi yang telah dibuat oleh Pansus Century di DPR. Menurutnya, sikap KPK saat ini belum bisa memberikan kepastian hukum atas kasus Century.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Partai Golkar sendiri, menurut Ical tidak menjagokan nama-nama tertentu dari delapan nama yang akan diajukan oleh Pansel KPK. Ical menyerahkan sepenuhnya kepada fraksi Partai Golkar.
"Partai Golkar tidak simpatik pada siapa-siapa, kita serahkan pada kawan-kawan di fraksi," terangnya.
Menurut Ical, DPR dalam hal ini Komisi III nantinya harus bisa memilih empat nama dari delapan nama yang diberikan oleh Pansel KPK.
"Ya dari delapan, Insyaallah bisa dipilih empat. Kalau tidak bisa dipilih empat, ya harus dikembalikan," imbuhnya.
(her/lia)










































