"Iya, serahkan sepenuhnya pada KPK," ujar Ical singkat seusai Peringatan Nuzulul Quran di kantor DPP Partai Golkar, Jl Anggrek Nely Murni, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (18/8/2011) malam.
Tersangka kasus suap di Kemenpora itu mendadak lupa ingatan ketika menjalani pemeriksaan di KPK. Kicauan mantan bendahara umum Partai Demokrat itu tak senyaring ketika masih menjadi buronan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya nggak akan ngomong apa-apa, saya lupa semuanya," ujarnya di Gedung KPK siang tadi.
"Saya minta Pak SBY, jangan ganggu anak istri saya," mohonnya. Permohonan ini tidak digubris oleh Presiden. PD malah menantang Nazar buka-bukaan.
(did/rdf)











































