Ical Merasa Bicara Ultimatum Nasdem Terlalu Remeh

Ical Merasa Bicara Ultimatum Nasdem Terlalu Remeh

- detikNews
Kamis, 18 Agu 2011 21:32 WIB
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical enggan bicara soal ultimatum Golkar kepada kader yang masuk ke Ormas Nasdem. Menurut Ical, ia sudah tidak pantas lagi berkomentar soal ultimatum itu.

"Tanyakan pada perangkat di bawah. Itu bukan tugas ketua umum, ketua umum hanya bicara prinsip dan perencanaan," ujar Ical usai acara re-launching bukunya yang berjudul 'Merebut Hati Rakyat' di rumah Perdikan, Jl Antasari No 36 Jakarta Selatan, Kamis (18/8/2011).

"Terlalu kecil buat ketua umum bicara soal itu," imbuh Ical yang enggan menanggapi pertanyaan wartawan lebih jauh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya diberitakan, Partai Golkar menetapkan 11 Agustus menjadi batas terakhir kader pohon beringin ini untuk memilih bergabung dengan Golkar atau ormas Nasional Demokrat (Nasdem). Bagi kader Golkar yang memilih Nasdem maka harus mundur dari Senayan. DPP Partai Golkar kini tengah menggelar rapat mengenai keputusan ini.

Meutya Hafidz memilih bertahan di Golkar. Sementara Ferry Mursyidan Baldan ngotot tak mau keluar dari Nasdem. Ferry juga mengaku siap diberhentikan.

(her/rdf)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads