Hari Terakhir Kampanye, Mega Genjot Iklan di Media

Hari Terakhir Kampanye, Mega Genjot Iklan di Media

- detikNews
Kamis, 01 Jul 2004 09:06 WIB
Jakarta - Kamis (1/7/2004) adalah hari terakhir masa kampanye pilpres. Tiga kandidat capres, SBY, Mega dan Hamzah, bersaing memanfaatkan momen itu dengan menggenjot iklan di media massa.Namun, dari ketiganya, Mega yang paling agresif. Sedikitnya dia mamasang 3 iklan dengan tema berbeda. Tema iklan pertama Mega berjudul "Hasil Nyata Pemerintahan Megawati". Isinya berupa potongan judul koran yang menunjukkan keberhasilannya. Misalnya, ada berita yang berjudul Indonesia Jadi Model Pemberantasan Kemiskinan, Indikator Perekonomian Tahun 2004 Relatif Membaik, dan Bank Dunia: Jumlah orang miskin Indonesia Tinggal 6%.Di halaman lain setelah iklan di atas, Mega memasang iklan dengan judul "Rencana Nyata 5 Tahun Mengandatang dalam Rekommendasi 5". Rekommendasi adalah singkatan dari Rencana Ekonomi Megawati dan Hasyim Muzadi. Jadi isinya penjabaran program kerja pasangan ini, misalnya menciptakan 12.900.000 lapangan kerja baru hingga pengurangan tingkat kemiskinan sebesar 45%.Selain itu, ada juga advertorial yang dipasang oleh yang menamakan diri sebagai Koran Indonesia. Meski tidak mengatasnamakan diri sebagai gengnya Megawati, namun iklan kelompok itu mengarah pada dukungan pada Mega. Iklan ini mengangkat judul "Pro Kontra Soal Fatwa Haram Presiden. Perempuan, Oke."Di situ ada komentar-komentar para ulama NU dan sejumlah aktivis yang mengkritik fatwa haram presiden perempuan. Juga ada artikel bertajuk "Orang Miskin Berkurang" dan artikel "Solusi Pengangguran".Capres lain yang beriklan untuk terakhir kalinya hari ini adalah pasangan Hamzah Haz-Agum Gumelar. Iklan mereka sehalaman penuh. Ini adalah iklan kedua pasangan ini di koran-koran besar dengan ukuran senada.Iklan yang lebih kecil dipasang oleh pasangan SBY-Kalla. "Berilah kami kesempatan untuk memimpin negeri ini" begitu judul iklan mereka.Tentu saja, selain media cetak, mereka juga menggenjot iklan di radio dan televisi. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads