Nah, dalam video pemeriksaan Nazaruddin di KPK pada Sabtu (13/8) yang dilihat detikcom, Nazaruddin dalam perbincangan santai dengan penyidik sempat mengungkap soal turunnya berat badan dia.
"Turun 85 jadi 75," kata Nazaruddin enteng. Nazaruddin saat itu diperiksa di Lantai 7 Gedung KPK. Di ruangan 3x3 meter, Nazaruddin di dampingi 3 penyidik di satu meja segi empat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau bisa saya diperiksa siang, biar sekalian buka. Ada kolak ada rendang," kata Nazaruddin.
Pemeriksaan terkait data diri Nazaruddin itu berakhir sekitar pukul 01.00 WIB, Minggu (14/8). Nazaruddin kemudian dibawa pergi ke Mako Brimob, setelah sebelumnya ditemui seorang pengacara dari tim OC Kaligis, Alfrian Bonjol.
Nazaruddin dalam kesempatan itu menandatangani surat penahanan dan surat penangkapan. Surat penangkapan dibuat saat Nazaruddin tiba di Jakarta, dan surat penahanan dibuat setelah Nazaruddin di KPK.
Sebelum menandatangani surat penahanan, dia juga sempat mencandai penyidik. "Bagaimana kalau saya menolak ditahan? Apa surat penahanan ditolak," kata Nazaruddin sambil membubuhkan tanda tangan.
Penyidik sebenarnya memberi pilihan untuk menolak penahanan. Keberatan penahanan akan dimasukkan dalam catatan.
Sebelum mengakhiri pemeriksaan dan dibawa ke Mako Brimob, Nazaruddin sempat melempar canda soal makanan sahur. "Kalau sahur gini, enaknya makan di warung," ujar Nazaruddin.
(gah/lrn)











































