"Menurut cerita Luthfi pada saya, di mobil jenis Innova yang mereka naiki itu ada pistol, ada senjata," tutur Luluk kepada detikcom, Rabu (17/8/2011).
Luluk mengatakan, Luthfi tidak menceritakan secara rinci berapa banyak senjata yang dilihatnya di mobil itu. Luthfi juga menceritakan hal itu kepada Luluk beberapa jam setelah dia tiba di rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut Luluk mengatakan, setiap melihat ke arah Luthfi, pria-pria misterius itu selalu mengatakan Luthfi memiliki kekuatan. Luthfi pun ditawarkan ikut ke Medan, Banten, dan Padang.
"Mereka bilang ke Luthfi, nanti kita lihat orang tembak-tembakan. Tapi dia bilang nggak mau. Lalu mereka tepuk pundaknya lagi, dan seketika dia mau. Ya begitu aja selama bersama orang-orang itu," ungkapnya.
Tak hanya di dalam mobil, masih menurut pengakuan Luthfi dia juga sempat melihat benda mirip senjata api dari tas hitam (sebelumnya disebutkan tas putih-red) yang diberikan empat pria itu. Selain itu, ada pula benda-benda lainnya yang tidak Luthfi ketahui secara jelas.
"Katanya ada juga mirip senjata, dia lihat pas tas itu sempat jatuh. Lalu ada juga bungkusan putih. Pokoknya setiap memegang tas itu dia tidak ingat apa-apa. Tapi kan tas itu sekarang sudah dibuang saat di Istiqlal tadi," terang Luluk.
Luluk tidak menyangka putra keduanya ini akan mengalami nasib yang menyedihkan seperti ini. Saat mendengar peristiwa itu, Luluk hanya bisa berdoa agar Luthfi kembali.
"Alhamdulillah dia kembali waktu saya selesai salat Dzuhur tadi. Dengan pandangannya yang kosong dia menangis di hadapan saya. Dan alhamdulillah juga saat ini sudah mulai ceria," kata Luluk.
(lia/fay)











































