"Seorang pemimpin ya memang harus optimis. Kita juga harus optimis. Kalau tidak, bagaimana mau membangun bangsa?" ujar Kalla.
Pendapat tersebut JK sampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan tentang penilaian beberapa pihak bahwa pidato Presiden SBY di hadapan DPR terlalu optimis. Dia dicegat usai mengikuti upacara kenegaraan HUT ke-66 RI di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (17/8/2011).
Wapres RI 2004-2009 ini tidak menyangkal bahwa masih banyak kekurangan dalam pembangunan. Tapi banyak juga hasil capaian dari pembangunan yang selama ini terus dilaksanakan.
"Bahwa ada masalah ekonomi, iya. Bahwa kita belum maju, juga iya. Tapi itu terus kita benahi dan telah berkurang. Maka karena itu ada pembangunan," urai Kalla.
Sebagai contoh kasus, JK lantas menyebut proses damai di Aceh. Pasca kesepakatan dengan GAM, hingga kini masih saja ada rasa tidak puas terhadap kondisi politik lokal di beberapa pihak.
Namun bukan berarti masalah itu meniadakan capaian positif yang ada. Seperti terciptanya rasa aman, percepatan ekonomi dan pembangunan berbagai sarana infrastruktur.
"Dana yang dialokasikan ke sana banyak. Tinggal bagaimana buat pengelolaannya," sambung JK.
(lh/van)











































