"Tergantung Tuhan Yang Maha Kuasa, Dia yang paling menentukan," jawab Yunus dengan diplomatis saat ditemui di sela-sela peringatan 17 Agustus di Istana Merdeka, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Rabu (17/8/2011).
Sampai saat ini, Yunus mengaku peluangnya masih fifty-fifty. Artinya, meskipun dia sadar ada yang mengunggulkannya, tapi Yunus juga yakin tentu ada pihak-pihak yang tidak mendukung langkahnya.
"Ya ada sebagian ngomong begitu (diunggulkan). Tapi ada juga yang nggak suka sama saya. Mudah-mudahan mereka mau dengan misi-misi memberantas korupsi. Kalo nggak diberantas bersama-sama termasuk dengan bantuan wartawan, mustahil. Sudah terlalu berat," tegas Yunus.
Yunus mengaku tetap optimis menunggu detik-detik pengumuman pansel. Menurutnya, dia juga tidak akan berkecil hati sekalipun dinyatakan tidak lolos.
"Di mana-mana ada risiko. Anda tidur di rumah juga bisa meninggal. Selama masih ada Tuhan harus optimislah," ujarnya.
(lia/fay)











































