Lewat Pesan BBM, Luthfi Sempat Mengaku di Masjid Istiqlal

Anak Stafsus Mendiknas Hilang

Lewat Pesan BBM, Luthfi Sempat Mengaku di Masjid Istiqlal

- detikNews
Rabu, 17 Agu 2011 10:58 WIB
Lewat Pesan BBM, Luthfi Sempat Mengaku di Masjid Istiqlal
Jakarta - Hingga Rabu pagi, jejak siswa SMA Lazuardi Sawangan Depok, Luthfi Aupar Razaq (16) yang hilang sejak Minggu (14/8) sore belum juga terlacak. Tidak hanya keluarga yang bingung, pihak sekolah pun ikut penasaran dimana Luthfi berada.

Menurut cerita kepala sekolah SMA Lazuardi, Agus Purwanto, pagi ini seorang teman Luthfi sempat menerima pesan lewat layanan Blackberry Messager (BBM). Kepada temannya, Luthfi lantas memberitahukan posisinya saat itu.

"Jadi tadi pagi murid saya yang juga temannya Luthfi menginformasikan pada saya bahwa dia menerima BBM dari Luthfi pada pukul 03.00 WIB dini hari tadi," cerita Agus kepada detikcom, Rabu (17/8/2011).

Dalam BBM itu, lanjut Agus, Luthfi mengatakan sedang berada di Masjdi Istiqlal, Jakarta Pusat. Namun, saat temannya bertanya lebih lanjut perihal keberadaan Luthfi di tempat itu, justru tidak mendapatkan respon.

"Temannya bilang, 'Ngapain lo di situ, gw jemput ya', tapi BBM itu sudah tidak dijawab lagi. Sepertinya dia agak mengelak untuk dijemput," lanjutnya.

Mendapatkan informasi itu, Agus lantas menghubungi orang tua Luthfi yang juga staf khusus Mendiknas M Nuh, Sukemi. Agus juga mengerahkan karyawannya dan murid yang menerima BBM itu menuju Istaqlal.

"Tapi ternyata tidak ada sama sekali. Semua tempat di lingkungan Istiqlal kita cari tapi tidak ditemukan keberadaan Luthfi," kata Agus.

Saat ponselnya coba dihubungi kembali tidak ada jawaban. Luthfi baru membalas BBM temannya itu sekitar pukul 05.30 WIB. Bukan menjawab soal kesediaanya untuk dijemput, Luthfi malah mengabarkan kalau posisinya tidak lagi di Istiqlal melainkan sudah di dalam angkutan umum.

"Dia BBM temannya itu lagi, katanya 'Hari ini gw ke sekolah deh, ini lagi di angkot dari Istiqlal'. Tapi saat ditanya naik angkot apa oleh temannya lagi-lagi komunikasi terputus," ungkapnya.

Sampai saat ini, pihak sekolah masih terus menunggu kemungkinan kedatangan Luthfi ke sekolah. Sambil menuggu, menurut Agus, dia juga telah memerintahkan tempat-tempat sering disinggahi Luthfi di sekitar sekolah untuk didatangi.

Warnet-warnet yang ada di sekitar sekolah didatangi, karena dia suka bermain game bersama teman-temannya. Selain itu satpam sekolah pun bertanya pada warga dan tukang ojek, kalau-kalau di tempat itu ada kejadian aneh saat hari kehilangan Luthfi.

"Termasuk pula kita datangi mini market Alfamart yang menjadi tempat terakhir Luthfi diturunkan oleh sopirnya. Tapi semua tidak ada, namun kita tidak akan putus asa," ungkapnya.

Luthfi diketahui hilang sejak Minggu (14/8) sore di dekat sekolahnya di Sawangan, Depok, Jawa Barat. Saat itu, Luthfi minta diturunkan di Alfamart dan mengaku akan berjalan sendiri ke sekolah.

Namun berselang dua hari kemudian, pihak sekolah menanyakan pada Sukemi tentang alasan ketidakhadiran anaknya di sekolah sejak Senin (15/8). Dari situlah, keluarga menyimpulkan kalau Luthfi hilang.


(lia/fay)


Berita Terkait