31 Kasus Nazaruddin Jadi PR Pimpinan KPK Jilid III

31 Kasus Nazaruddin Jadi PR Pimpinan KPK Jilid III

- detikNews
Rabu, 17 Agu 2011 09:00 WIB
Jakarta - Masa tugas pimpinan KPK jilid II yang dipimpin Busyro Muqoddas akan segera berakhir tahun ini. Ada sejumlah kasus yang harus dituntaskan pimpinan KPK berikutnya, di antaranya 31 kasus dugaan korupsi yang terkait M Nazaruddin.

"Agar 31 kasus yang melibatkan Nazaruddin dan orang lain yang terlibat dalam kasus tersebut dapat diselesaikan dengan tuntas," kata Wakil Ketua KPK M Jasin saat dihubungi detikcom, Rabu (17/8/2011).

Selain itu, ada kasus besar lain yang harus menjadi perhatian pimpinan KPK jilid III. Jasin mencontohkan, kasus Century, dugaan korupsi di sektor Migas dan sektor kehutanan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

'Warisan' kasus ini juga sebelumnya pernah terjadi pada peralihan era pimpinan jilid I ke jilid II. Saat itu, Antasari Azhar yang masih menjabat sebagai ketua KPK mendapat limpahan kasus aliran dana BI hingga dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI.

"KPK periode II dapat menyelesaikan kasus Bank Indonesia yang melibatkan Gubernur bidang 4 departemen senior BI, kasus traveller's cheque pemilihan Deputi Senior BI, kasus Duta Besar Malaysia, dll. Yang saat itu belum diselesaikan pimpinan KPK periode I," jelasnya.

Busyro Muqoddas sebelumnya mengungkapkan ada puluhan kasus yang ditangani KPK terkait Nazaruddin. Total nilai proyek yang menyangkut kasus itu Rp 6,037 triliun.

Ada tiga klasifikasi yang termasuk kasus Nazar. Klasifikasi pertama, kasus yang telah berada pada tahap penyidikan. Ada dua proyek di kementerian dengan nilai mencapai Rp 200 miliar yang diduga dimainkan oleh Nazar.

Kemudian, klasifikasi kedua adalah berbagai kasus yang berada dalam tahap penyelidikan. "Yang pada tahap penyelidikan ada di dua kementerian juga dengan nilai proyek sejumlah Rp 2,642 triliun," imbuh Busyro.

Sementara itu KPK juga tengah menelusuri 31 kasus yang melibatkan Nazaruddin di 5 kementerian. Kasus-kasus ini kata Busyro tengah berada dalam tahap pengumpulan bahan dan keterangan. Total nilai proyek adalah Rp 6,037 triliun.

(mad/fay)


Berita Terkait