Kisah ini bermula saat Luthfi diantar oleh sang sopir menuju sekolahnya di kawasan Sawangan, Depok, Jawa Barat. Saat itu, Luthfi minta diturunkan di depan toko Alfamart yang berjarak 100 meter dari sekolah.
"Kata anak saya ke Alfamart dulu mau beli buat buka puasa," kata ayah Luthfi, Sukemi, saat dihubungi detikcom, Selasa (16/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Omnya disuruh pulang karena jaraknya dekat. Ya udah sopir saya pulang," imbuhnya.
Nah, kabar hilangnya Luthfi baru diketahui pada pagi tadi. Pihak sekolah menanyakan pada Sukemi tentang alasan ketidakhadiran anaknya di sekolah sejak Senin (15/8/2011).
"Baru tadi pagi pihak sekolah kasih tahu, kenapa Luhtfi tidak masuk kemarin," jelasnya.
Mendapati kabar itu, Sukemi dan pihak sekolah langsung melakukan pencarian. Semua kemungkinan ditelusuri, mulai dari rumah sakit hingga Alfmart tempat Luthfi terakhir kali diturunkan.
Sukemi juga sudah menanyai sejumlah teman-teman dekat Luthfi di SMA Lazuardi. Namun hasilnya nihil.
"Sekolah ngecek, siapa aja siswa yang tidak masuk. Lalu siapa yang dekat dengan anak saya, hasilnya tidak ada," terangnya.
"Saya juga sudah tunjukkan foto anak saya ke kasir Alfamart, ada kasir yang kenal anak saya dan sering belanja ke sini katanya. Tapi pas Minggu itu bukan dia yang beli tapi temannya," sambungnya.
Sukemi rencananya akan mengadu ke polisi perihal anaknya ini Rabu besok (17/8/2011). Bila Anda memiliki informasi tentang Luthfi atau keberadaannya bisa mengontak kepolisian terdekat.
(mad/ahy)











































