Gempa bumi pertama terjadi pukul 14.36 WIB dengan pusat gempa di 547 Km barat daya Bintuhan, Bengkulu dan berada di kedalaman 10 Km. Gempa terjadi di zona subduksi lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia.
"Meskipun cukup besar skala gempa dan dangkal tetapi tidak menimbulkan potensi tsunami," tulis Humas BNPB Soetopo dalam keterangan pers yang diterima detikcom, Selasa (16/8) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gempa timbul akibat tekanan lempeng Pasifik yang menghunjam lempeng Eurasia. Rata-rata per tahun pergeseran kedua lempeng tektonik tersebut sekitar 12 cm per tahun. Gempa tidak berpotensi tsunami.
"Dampak yang ditimbulkan dari kedua gempa tersebut nihil. Gempa tidak dirasakan oleh masyarakat sekitar. Intensitas getaran gempa hanya II-III MMI. Karena pusat gempa yang jauh dari penduduk. Aktivitas masyarakat tetap berjalan normal," jelasnya.
(ahy/mad)











































