“Penting tapi tidak harus diwajibkan. Penting karena akan ada berbagai warna. Itukan substansi UU. Logikanya bahwa KPK semakin lengkap warna-warni background. Namun sekali lagi itu tidak wajib,” ujar Priyo di Gedung DPR, Selasa (17/8/2011).
Sebaliknya politisi senior Partai Golkar itu juga mengatakan tidak semestinya masyarakat menilai bahwa unsur dari polisi dan jaksa lebih tak mempunyai kredibilitas dibanding calon di luar institusi itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Priyo sendiri telah mempunyai preferensi terhadap 2 calon pemimpin KPK. Namun ia tak mau membuka 2 nama pilihannya itu. “Ada satu-dua nama yang membuat saya tertarik, nyetrum dengan suasana kebatinan di KPK,” katanya.
(adi/lh)











































