"Kita minta sebagai Ketua Komisi III meminta Kapolri segera mungkin menyelidiki adanya ancaman terhadap pimpinan KPK," tutur Benny saat mendampingi Ketua Umum Partai Anas Urbaningrum menjalani pemeriksan di hadapan Komite Etik KPK di Gedung KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta, Selasa (16/8/2011).
Menurut Benny, hal tersebut harus diselidiki jangan sampai hal ini menghambat KPK dalam memberantas korupsi. "Kita minta Kapolri menindaklanjuti tanpa hrus menunggu laporan tetapi proaktif meminta keterangan Pimpinan KPK," terang Benny.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bibit mengatakan, rekaman mengenai ancaman pembunuhan terhadap Chandra dan Ade itu sudah diperdengarkan di rapat komite etik. Hal tersebut, lanjut Bibit dilakukan agar para anggota komite dapat melihat peta permasalahan dengan seksama.
"Ini ranah penyidik dan kita mendengarkan itu untuk melengkapi background kita, petugas komite etik. Jadi background dari permasalahan kita tahu," ujar Bibit yang juga merupakan anggota komite etik ini.
Namun Bibit menolak menjelaskan lebih rinci mengenai siapa pihak-pihak yang mengancam Chandra dan Ade ini.
"Tidak kita konsumsikan ke publik. Ya itu aja. Itu tidak bisa disampaikan," terangnya.
(fjr/lrn)










































