Demikian kata Menkum HAM Patrialis Akbar menanggapi rencana keluarga M Nazaruddin mengirim psikolog. Patrialis ditemui wartawan sebelum pidato kenegaraan Presiden SBY di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (16/8/2011).
"Saya kira Nazaruddin mau berkonsultasi dengan psikolog atau pengacara, itu hak dia," tutur Patrialis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin pengaturan waktunya yang harus diikuti," imbau Menkum HAM
Ia enggan berspekulasi Nazaruddin akan menggunakan alasan sakit untuk menghindari pemeriksaan KPK. Ia cuma mengimbau semua pihak mengikuti proses hukum yang berlaku.
"Waduh kita belum tahu (alasan sakit), jangan komentar yang nggak jelas. Makin nggak jelas nanti," jawabnya.
(van/lh)











































