"Saya kira mencuci otak tidak bisa dalam waktu singkat. Itu pola-pola OC," kata Ade saat dihubungi detikcom, Selasa (16/8/2011).
Ade mengingatkan saat kasus Bibit-Chandra dahulu, OC Kaligis bahkan membuat buku yang menyerang KPK. "Dia membuat buku menuding-nuding," imbuhnya.
Kemudian juga, lanjut Ade, kalau kemudian keluarga mengirim psikolog untuk memeriksa kesehatan jiwa Nazaruddin itu hal yang aneh.
"Kenapa dahulu sebelum-sebelumnya Nazaruddin melarikan diri, kemudian juga minta suaka politik?" tanya dia.
Adanya tudingan Nazaruddin dicuci otak berkembang dari tudingan OC Kaligis. Hal ini muncul setelah Kaligis, selaku pengacara tidak diperkenankan ikut dalam pesawat carteran. Dia pun melempar tudingan Nazaruddin di cuci otak selama di pesawat.
(ndr/asy)











































