Langkah ini justru menjadi warning bagi KPK. Jangan sampai Nazaruddin memakai modus sakit agar bisa lari dari pemeriksaan.
"Gejala seperti itu harus diantisipasi. Sebenarnya sudah dimulai dari pernyataan OC Kaligis bahwa Nazaruddin dicuci otak. Mungkin saja nanti akan ada pernyataan Nazaruddin alami gangguang kejiwaan atau psikologis, sehingga tidak bisa diperiksa," kata peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (PuKAT) UGM, Oce Madril, saat dihubungi detikcom, Selasa (16/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nunun beralasan lupa ingatan sehingga menolak diperiksa. Menurut KUHAP lupa ingatan tidak bisa diperiksa. Atau modus Soeharto yang alasan sakit permanen," jelasnya.
Modus-modus seperti itu patut diwaspadai. Jangan sampai upaya pengusutan kasus Nazaruddin mandeg di tengah jalan. "Jangan sampai dengan modus sakit Nazaruddin lolos dari jerat hukum. KPK harus menyiapkan tim dokter," tuturnya.
Hari ini KPK tidak memeriksa Nazaruddin. Keluarga dan KPK sepakat memeriksa Nazar hari Kamis. "Keluarga rencananya akan mendatangkan dokter dan psikolog pribadi untuk memeriksa Nazaruddin," tutur sepupu Nazar, M Nasir, hari ini. Pada Senin kemarin, Nasir menyebut Nazar sedang sakit.
(ndr/nrl)










































