Teguh diketahui tewas setelah pemilik rumah, Amos, datang ke lokasi kejadian guna melihat kondisi rumahnya yang sedang proses dirubuhkan, Senin (15/8/2011). Amos terkejut saat melihat korban tergeletak tak bernyawa dalam kondisi mengenaskan. Saat ditemukan, tubuh korban terhimpit batu bata dan puing bangunan.
Pemilik rumah kemudian melapor ke warga sekitar, selanjutnya diteruskan ke pihak berwajib. Tim identifikasi dari Polresta Medan yang tiba di lokasi kejadian langsung mengevakuasi dengan menyingkirkan puing-puing bangunan yang menimpa korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sudah dilarang jangan kerja bangunan, tapi larangan saya tidak didengarkan. Kalau sudah begini, mau apa lagi," isak Wartiem.
Meski ditemukan tewas tertimpa, Polresta Medan tetap menyelidiki penyebab kematian korban. Berdasarkan beberapa orang dan melihat kondisi korban, diduga Teguh sudah meninggal dunia sejak dua hari lalu.
(rul/fay)











































