“Tidak bisa berangkat jika tidak layak. Kita tahan dan disuruh cek lagi,” ujar Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Riza Hasyim, usai rapat lintas sektoral di Mapolda Metro Jaya, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Senin (15/8/2011)
Riza mengatakan pengecekan setiap kendaraan angkutan mudik dan supirnya akan dilakukan mulai H-10 Idul Fitri. Jika tidak sesuai dengan kelaikan jalan, maka tidak akan dioperasikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk supir angkutan Lebaran, lanjut Riza, Dishub akan memeriksa dengan cara tes fisik, tes narkoba dan sebagainya. Dishub akan bekerjasama dengan badan narkotika provinsi (BNP) di 4 terminal utama. Dan hal itu semua dilakukan sebelum keberangkatan.
“Kita tes fisiknya, mabuk nggak. Kalau dia mabuk nggak boleh,” paparnya.
Menurut Riza, setiap kecelakan yang terjadi tidak bisa diprediksi dari tahun ke tahun. Kecelakan tersebut bisa terjadi akibat kelalaian pengemudi dan kelayakan setiap kendaraan.
“Kita tidak bisa prediksi, kita lihat dulu yang terjadi di lapangan. Penyebab kecelakaan ada 4: manusia, teknik, jalan, dan cuaca. Kalau belajar tahun lalu banyak kelalaian dari pengemudi,” jelasnya.
Dibandingkan dengan tahun lalu, lanjut Riza, angka kecelakan menjelang Lebaran bisa dibilang menurun. Sebab, banyak acara mudik bersama yang diselenggarakan oleh perusahan-perusahan swasta.
“Sudah ada 11 yang lapor ke kita untuk mudik bareng. Penumpangnya sampai 45.000. Itu yang sudah melapor,” paparnya.
Mengenai terminal yang menjadi pusat pemudik, Riza mengatakan ada 14 terminal yang sudah disiapkan. Empat terminal utama yakni Kampung Rambutan, Pulo Gadung, Lebak Bulus dan Kali deres. Terminal bantu ada 10, yakni: Rawa Mangun, Tanjung Priok, Pasar Minggu, Pinang ranti, Muara angke, Rawa Buaya, Jalan Tendean, Tanah Merdeka, Damri, dan Safari Dharma Raya.
“Jadi kalau yang empat itu tidak menampung, jadi ada terminal tambahan lagi. Terminal bantuan untuk keberangkatan,” ungkapnya.
Dari Dishub sendiri personel pengamanan yang diterjunkan ada 1.174 orang. Personel Itu disebar di 14 terminal, di semua terminal idisediakan lab mobile dari Dinas kesehatan.
“Untuk persiapan bus, ada 7.262 bus,” jelasnya.
(mpr/lh)










































