Mendiknas: Sahur On The Road Baik, Tapi Hati-hati

Mendiknas: Sahur On The Road Baik, Tapi Hati-hati

- detikNews
Senin, 15 Agu 2011 19:18 WIB
Jakarta - Kegiatan semacama sahur on the road yang dilakukan oleh masyarakat sebenarnya hal yang baik, sebab tujuannya adalah memberi makan sahur kepada orang-orang yang membutuhkan. Namun harus dipertimbangkan faktor kehati-hatian.

Demikian diungkapkan Mendiknas Muhamamd Nuh menanggapi insiden tewasnya dua siswi SMA 28 saat kebut-kebutan usai melaksanakan SOTR.

"Prinsipnya, harus dibedakan antara keinginan berbuat baik. Memberi makan sahur itu positif, itu menumbuhkan jiwa sosial," kata Mendiknas Muhammad Nuh di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Senin (15/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun menurut Mendiknas, hendaknya para siswa hati-hati, sehingga tidak menumbulkan insiden yang tidak diinginkan. "Harus hati-hati, jangan sampai karena itu akhirnya menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan," ujar M Nuh.

Kecelakaan tunggal terjadi di seberang Ace Hardware sebelum perempatan Republika, Pejaten, Jakarta Selatan. Mobil Toyota Yaris silver yang ditumpangi 5 siswa-siswi SMA 28 menabrak separator busway. 2 Orang tewas bernama Nur Aisah Siregar dan Astrid. Sedangkan 3 lainnya Muhammad Hadi Wibowo, Ratna Ningsih, dan Vera Muthia selamat dari kecelakaan.

(anw/lh)



Berita Terkait