"Dia mengaku sudah tidak makan selama dua malam," kata anggota Komisi III DPR, Ahmad Yani, seusai menjenguk Nazaruddin di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Senin (15/8).
Namun politisi PPP ini mengaku tidak tahu pasti apa yang menyebabkan Nazaruddin menolak jatah makanan yang disediakan oleh petugas Rutan Mako Brimob.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya enggak ngerti," jawab Yani.
Kabar kekhawatiran tersebut sempat dilontarkan oleh M Nasir yang masih satu famili dengan Nazaruddin di DPR sebelum rombongan anggota DPR mejenguk Nazaruddin di Mako Brimob. Menurutnya, Nazar mengalami paranoid dan menolak makanan serta dokter yang akan memeriksanya.
Pernyataan tersebut ditampik oleh pihak Mako Brimob. Menurut Juru Bicara Mako Brimob AKBP K Budiman, selama Nazar mendiami sel tahanan dia tetap manyantap menu makanan dari yang disediakan pihaknya.
"Tadi saja sahur dengan opor ayam dan tahu. Jadi jangan terlalu dibesar-besarkan lah," ujar Budiman.
"Kalau ada kekhawatiran seperti itu, keluarganya tempatkan di sini (rutan), suruh penjaga makan makanan itu. Kalau sepuluh menit koit (meninggal dunia) ya jangan dimakan," canda Budiman.
(ahy/lh)











































