"Aneh kalau tidak terpilih di DPR. Makanya harus dikawal masyarakat," kata Rhenald di sela-sela wawancara seleksi pimpinan KPK di Gedung Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (15/8/2011).
Praktisi marketing ini tidak main-main dengan permintaannya agar masyarakat mengawal proses seleksi di KPK. Dia mencurigai ada upaya sistematis menjegal Yunus dan Bambang di DPR sehingga calon pimpinan yang kelak terpilih adalah yang kualitasnya di bawah keduanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria berkumis tipis ini juga mengomentari beberapa calon yang sudah diwawancarai. Termasuk salah satu calon yang sempat menitikan air mata seusai wawancara.
"Kita harus cari yang tegar dan kuat. Jangan yang hatinya Rinto (musisi yang terkenal menciptakan lagu-lagu sendu -red). Yang kita nilai bukan nangisnya, tapi keseluruhan. Tapi nangis itu manusiawi kok," imbuhnya.
Pansel sudah merampungkan tes wawancara terhadap 10 calon pimpinan KPK. Dari jumlah tersebut, akan dipilih 8 orang untuk diserahkan ke DPR hingga terpilih empat orang pimpinan KPK.
(mad/lh)










































