"Sejak tahun 2007," kata Manajer Marketing PT DGI, M El Idris.
Idris mengatakan itu saat bersaksi untuk Direktur PT Anak Negeri yang tidak lain adalah anak buah Nazaruddin, Mindo Rosalina Manulang di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (15/8/2011).
Idris saat itu menyebut ada dua proyek yang sudah digarap bersama dengan perusahaan Nazar. "BP2IP dan Udayana," jelas Idris.
Succes fee yang diberikan PT DGI kepada Nazar juga tidak selalu sama. Terkadang ada yang 15 persen, 13 persen hingga 7 persen dari nilai proyek. "Tidak selalu sama," tandasnya.
(mok/lrn)











































