Wayan Koster: Saya Tak Pernah Bertemu Albert

Wayan Koster: Saya Tak Pernah Bertemu Albert

- detikNews
Senin, 15 Agu 2011 15:44 WIB
Wayan Koster: Saya Tak Pernah Bertemu Albert
Jakarta - Anggota Komisi X dan Badan Anggaran DPR I Wayan Koster menegaskan tak pernah bertemu dengan orang dekat M Nazaruddin, Albert P. Wayan Koster bahkan tak pernah tahu kalau ada orang seperti Albert keluar masuk Badan Anggaran (Banggar) DPR.

"Saya sama sekali tidak kenal," ujar Koster.

Hal ini disampaikan Koster menjawab pertanyaan apakah dirinya mengenal Albert, orang dekat Nazaruddin yang kabarnya sering berhubungan dengan anggota Bangger. Hal ini disampaikan Koster kepada detikcom, Senin (15/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Koster pun menegaskan dirinya tak pernah sekalipun bertemu dengan orang bernama Albert. Ia mengaku tak tahu menahu sepakterjang orang yang sama sekali tak dikenalnya tersebut.

"Wah kenal nama saja tidak apalagi orangnya, sudah jelas tak mungkin pernah ketemu saya," kilahnya.

Sebelumnya diberitakan Mindo Rosalina Manulang mengaku kenal dengan Albert P. Namun dia tidak tahu apa hubungan pria yang biasa disapa Alpang itu dengan Nazaruddin.

"Saya kenal dengan Albert, tapi nggak tahu apa hubungannya dengan Pak Nazar," kata Rosa di sela-sela persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Senin (15/8/2011).

Sebelumnya, terendus rencana Nazaruddin menghabisi salah seorang pimpinan KPK, Chandra M Hamzah. Nazaruddin menyiapkan dana miliaran rupiah untuk memuluskan misi jahat itu.

Hal itu terungkap dari percakapan telepon orang yang diduga Nazaruddin sekitar bulan Mei 2011 dengan seorang bernama Alpang yang diduga kuat Albert P salah seorang stafnya. Saat itu, Nazaruddin sudah mulai diberitakan diduga terlibat dalam kasus suap tender proyek pembangunan Wisma Atlet. Dia kala itu sudah mengatakan sesuatu yang negatif terhadap pimpinan KPK.

Kabarnya percakapan Nazaruddin-Alpang tentang rencana jahat untuk menghabisi Chandra M Hamzah ini sudah diperdengarkan dalam sidang Komisi Etik yang bertugas menyelidiki pimpinan dan pejabat KPK atas tudingan-tudingan Nazaruddin. Komisi Etik yang dipimpin oleh Abdullah Hehamahua dan terdiri dari para tokoh antikorupsi yang kredibel itu saat ini masih terus melakukan penyelidikan mengenai tudingan Nazaruddin.

Lantas bagaimana isi transkrip pembicaraan Nazaruddin dengan Alpang? Hingga kini detail percakapannya masih dirahasiakan, dikunci rapat-rapat. "Tapi yang jelas, dalam transkrip itu terdapat percakapan yang jelas, bahwa Nazaruddin menyiapkan dana miliaran rupiah untuk menghabisi Chandra Hamzah," terang sumber tersebut.

(van/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads