Handoyo Ditanya Isu Kebocoran Cekal Nazaruddin di KPK

Seleksi Calon Pimpinan KPK

Handoyo Ditanya Isu Kebocoran Cekal Nazaruddin di KPK

- detikNews
Senin, 15 Agu 2011 14:59 WIB
Jakarta - Deputi Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat (PIPM) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Handoyo Sudrajat, mengikuti seleksi pimpinan KPK tahap wawancara. Selama satu jam, Handoyo banyak menjawab terkait isu kebocoran cekal tersangka M Nazaruddin di KPK.

Setidaknya ada dua anggota pansel yang menanyakan perihal isu ini. Salah satunya adalah Saldi Isra yang mengklarifikasi isu tersebut.

"Apa benar ada kebocoran itu?" Tanya Saldi yang merupakan pengajar dari Universitas Andalas ini di Gedung Kemenkum HAM, Jakarta Selatan, Senin (15/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Handoyo pun menjawab secara normatif. Dia enggan menduga apakah isu benar atau tidak, namun pegawai BPKP ini menawarkan solusi untuk mencegah hal tersebut.

"Secara teknis berkaitan dengan pengamanan komunikasi ke depan harus dipikirkan prosedur yang mengharuskan tiap petugas menyampaikan nomer-nomer HP yang dimiliki," jelas Handoyo.

Dalam kesempatan itu, Handoyo juga menjelaskan metode pengambilan keputusan cekal di KPK. Menurut dia, keputusan itu diambil berdasarkan usulan penyidik lalu diusulkan pada para pejabat di atasnya hingga pimpinan.

"Dari direktur penyidikan lalu ke deputi penindakan baru ke pimpinan," imbuhnya.

Handoyo juga sempat ditanya perihal gajinya. Meski kini dia berstatus pegawai penugasan dari BPKP, dipastikan gaji yang diperoleh tidak bersumber ganda. "Saya tidak menerima dobel gaji. Saya juga kalau jadi pimpinan harus mundur dari BPKP," tegasnya.

(mad/lrn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini