"Kita akan menujuk pihak ketiga untuk mengelola Buslane. Saat ini kita masih mempersiapkan tender pengelola. Jadi saat ini belum bisa kita operasikan," ungkap Kadishub Kota Tangerang Gatot Suprijanto, Senin (15/08).
Bus-bus khusus ini sudah tiba sejak Jumat 12 Agustus, tapi belum menjadi milik Pemkot Tangerang. "Bus ini belum balik nama (penyerahan asset) menjadi aset Pemkot Tangerang," tuturnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau launching tanggal 17, tendernya tidak terkejar. Kemungkinan kita launching pada September, berbarengan dengan hari Dinas Perhubungan," ungkapnya.
Seperti diketahui, jalur Buslane ini akan menempuh jarak sepanjang 14 Km. Buslane memiliki rute Terminal Poris Plawad- Terminal Kalideres. Pemkot Tangerang saat ini sudah mempersiapkan jalur khusus dan sarana lainnya, termasuk halte dan rambu-rambu.
Buslane ini memakai sistem point to point, alias dari terminal ke terminal dan tidak menaikturunkan penumpang di tengah jalan. Bus ini rencananya berkapasitas 30 penumpang duduk dan 50 penumpang berdiri.
(fay/fay)










































