"Kejadiannya Minggu pagi. Lapor ke Polsek pukul 05.00 WIB. Jadi kejadiannya sebelum itu pas sahur. Brankas kurang lebih Rp 100 juta dan giro 24 lembar diambil. Totalnya Rp 200 jutaan ada," ujar Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Azhar Nugroho saat dihubungi detikcom, Senin (15/8/2011).
Azhar menceritakan 4 satpam gudang saat itu sedang berjaga di lokasi. Tiba-tiba datang 6 orang dengan penutup wajah. Gerombolan ini kemudian mengancam satpam dan mengikatnya dengan tali rapiah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah seorang dari gerombolan perampok ini sempat menodongkan senjata jenis FN. Setelah itu perampok menyisir ruangan satu per satu. Hingga akhirnya mereka menemukan brankas dan mengambilnya.
"Mereka menutup wajah dengan satu tangan. Rata-rata orangnya kurus tinggi. Satu orang bawa senjata FN dan lainnya bawa linggis," ungkapnya.
Kemudian, lanjut Azhar, gerombolan perampok ini kabur dengan menumpangi mobil Toyota Avanza silver. Perampokan ini terjadi kurang lebih selama 30 menit. Tak ada yang melihat plat nopol mobil perampok tersebut.
"Ini pertama kali terjadi (di Depok). Kita sudah olah TKP," katanya.
Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Pancoran Mas AKP Syah Johan mengaku kasus ini masih penyelidikan. "Kita masih rekonstruksi. Lagi dalam penyelidikan," jawabnya singkat.
(gus/ndr)










































