Rahman Sayangkan Kemenag Cuma Pilih Dua Maskapai

Rahman Sayangkan Kemenag Cuma Pilih Dua Maskapai

- detikNews
Senin, 15 Agu 2011 12:16 WIB
Jakarta - Β 
Anggota Komisi VIII DPR Rahman Amin menyayangkan keputusan pemerintah yang hanya menunjuk dua maskapai penerbangan untuk operator haji, Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines.

"Di dalam rapat Panja BPIH dan RDP dengan Menteri Agama, Komisi VIII sudah menyatakan perlu adanya maskapai lain di samping yang sudah ada. Ini bertujuan untuk memberi daya saing yang positif," katanya kepada Jurnalparlemen.com, Senin (15/8).

Menurut Rahman, keputusan ini akan memunculkan monopoli dan hal-hal lain yang bisa mengurangi nilai bagi konsumen seperti harga yang mahal dan servis yang kurang maksimal karena tidak ada pembandingnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mungkin ke depan regulasi terkait BPIH yang perlu diperbaiki. Sementara ini penunjukan langsung membuat Kementerian Agama punya wewenang yang kuat walaupun tetap mendengar masukan DPR. Kalau seandainya ada beberapa maskapai yang bisa berkontribusi ke dalam ibadah haji mungkin akan muncul persaingan yang sehat, efeknya adalah memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji," ujar politisi PKS ini.

Pemerintah akhirnya hanya menunjuk dua maskapai untuk operator penerbangan haji. Dua maskapai yang dinyatakan memenuhi syarat itu masing-masing Garuda Indonesia dan Saudi Arabian Airlines. Alasan pemerintah memutuskan untuk tidak melibatkan maskapai Batavia Air dalam penerbangan haji 2011, karena dari total 33 persyaratan yang ditentukan, maskapai partikelir itu hanya memenuhi 25 persyaratan.
(nwk/nwk)


Berita Terkait