Komisi IV DPR Dukung Proyek Ladia Galaska
Rabu, 30 Jun 2004 16:51 WIB
Jakarta - Komisi IV DPR RI secara bulat mendukung pembangunan Ladia Galaska (Lautan Hindia-Gayo Alas-Selat Malaka). Komisi ini selanjutnya akan mengadakan kajian mendalam mengenai kontrovesi proyek tersebut."Hasil kajian akan dijadikan dasar untuk mengambil keputusan agar pada penyusunan APBN 2005, Komisi IV memiliki landasan kuat," kata Wakil Ketua Komisi IV Mohammad Sofhian Mile yang memimpin rapat dengar pendapat Komisi IV dengan Pemda Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/6/2004).Selain mendukung, rapat tersebut juga memutuskan dua hal lainnya. Pertama, mendukung opsi untuk melakukan studi dampak lingkungan secara komprehensif dan transparan, dengan melibatkan kalangan profesional yang independen, objektif dan tidak terpengaruh kekuatan lain.Kedua, bila masih ada perbedaan persepsi antara pemerintah dalam hal ini Menkimpraswil dan Pemda NAD dengan Menteri Negara Lingkungan Hidup, Komisi IV sependapat untuk dinaikkan ke atas pada presiden RI.Sedangkan Abdullah Puteh menyatakan, pihak yang menentang pembangunan Ladia Galaska tidak rasional, obyektif dan demokratis. Alasan Ladia Galaska akan menyebabkan kerusakan Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL)menurutnya tidak tepat. Ditegaskan, lahan yang akan dipakai untuk pembangunan Ladia Galaska hanya 0,02 persen dari luas TNGL yang mencapai 2,1 juta hektar. Dijelaskan, jalan yang akan dibangun panjangnya hanya 500 km dengan lebar 9 meter."Luas hutan yang dipakai untuk jalan hanya 0,02 persen saja. Bagaimana mungkin dia berpengaruh pada rusaknya lingkungan hidup dan ekosistem?" kata Gubernur yang kini telah dijadikan tersangka korupsi oleh KPK itu. Sedangkan penolakan dinilai tidak demokratis karena, kata Puteh, jumlahnya hanya 1 persen dari 1,4 juta warga yang tinggal di TNGL. Ia minta pihak yang menolak supaya datang dan melihat sendiri kebenaran dukungan warga terhadap proyek tersebut.
(iy/)











































